Jas hujan plastik dengan tudung terbuat dari bahan komposit tenunan poliester 50D dan PVC, memadukan daya tahan dan fitur pelindung untuk memberikan pilihan jas hujan yang praktis dan ramah lingkungan. Struktur materialnya yang tebal membuat jas hujan memiliki daya tahan yang sangat baik, mampu menahan keausan dalam kondisi cuaca buruk.
Permukaan jas hujan menjalani perawatan kedap air bebas fluorin-tingkat C0-, meningkatkan kinerja kedap air sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan, menghindari penggunaan senyawa perfluorinasi (PFC) yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Teknologi canggih DWR (durable water repellent) ini memastikan lapisan kedap air jas hujan bebas PFC, sehingga lebih aman dan ramah lingkungan.
Jas hujan plastik dengan tudung memiliki ketahanan tekanan air 5000mm, efektif menghalangi penetrasi air sekaligus menjaga sirkulasi udara yang baik, memastikan kenyamanan pemakaian. Didesain dengan dimensi besar, cocok untuk berbagai tipe tubuh, memberikan perlindungan dan fleksibilitas yang memadai untuk aktivitas luar ruangan atau perjalanan sehari-hari.
Jas hujan dilengkapi dengan tas penyimpanan khusus agar mudah dibawa dan disimpan. Baik saat bepergian atau dalam perjalanan, ia dapat dengan mudah mengatasi hujan deras yang tiba-tiba, sementara sifat tahan angin dan insulasinya menjadikannya pilihan ideal untuk kondisi cuaca buruk.
Dengan menggunakan bahan ramah lingkungan dan teknik pemrosesan yang canggih, kami berkomitmen untuk menyediakan jas hujan berkualitas tinggi-yang melindungi Anda dari cuaca sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Pilih Jas Hujan Plastik dengan Hood untuk menambah rasa tanggung jawab dan kenyamanan pada perlengkapan outdoor Anda.




Tip: C0 Fluor-Penolak Air Gratis Lebih Kompetitif Dibandingkan C6
- Keramahan Lingkungan:C0 tidak mengandung senyawa perfluorinasi (PFC), yang bersifat persisten di lingkungan dan dapat terakumulasi secara biologis dalam organisme. Memilih perlakuan C0 membantu mengurangi pelepasan bahan kimia berbahaya ke lingkungan, sehingga berkontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan.
- Opsi yang Lebih Sehat:Berbeda dengan pengolahan C6, yang mungkin mengandung senyawa berfluorinasi yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, pengolahan dengan C0 dirancang agar tidak-beracun dan menimbulkan sedikit masalah kesehatan bagi konsumen dan pekerja yang terlibat dalam proses produksi.
- Daya hancur secara biologis:C0 biasanya menunjukkan kemampuan biodegradasi yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan C6, yang berarti bahwa C0 lebih mudah terurai di lingkungan, sehingga mengurangi risiko akumulasi-jangka panjang dan potensi kerusakan ekologis.
- Preferensi Konsumen:Seiring dengan meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan konsumen, permintaan terhadap produk yang ramah lingkungan-berkelanjutan dan berkelanjutan pun meningkat.



